by Abu Zubayr

Menambahkan Komponen JCalender Pada Netbeans

Bismillah…

Salah satu komponen yang sering kita gunakan pada pembuatan aplikasi adalah komponen tanggal. Untuk menginput tanggal sebenarnya juga bisa dilakukan melalui text field biasa, akan tetapi ini akan mengurangi istilah user friendly itu sendiri dari aplikasi yang anda buat. Untuk itu perlu penambahan komponen khusus pada tanggal agar proses penginputan bisa memudahkan pengguna.

Pada aplikasi java sendiri, untuk mengisi inputan tanggal terdapat sebuah komponen tambahan dari sebuah library bernama JCalendar. Komponen ini bisa diunduh melalui link ini. Selanjutnya untuk memasukkan komponen tersebut ke bagian palette di netbeans, caranya adalah sebagai berikut :

  1. Klik kanan pada tab palette sehingga muncul pop up menu seperti gambar dibawah ini, dan pilih menu item Palette Manager.
    menu item palette netbeans


  2. Tambahkan kategori baru dengan menekan tombol New Category.
    menu palette manager netbeans


  3. Isi dengan kategori baru dengan nama “Calendar” misalnya, lalu tekan OK.
    penambahan kategori palette baru


  4. Tekan tombol Add from JAR.
    penambahan library baru untuk palette manager


  5. Kemudian cari file jcalendar yang anda unduh tadi, lalu tekan tombol next.
    pemilihan library jcalendar


  6. Lalu seleksi seluruh komponen yang terdapat pada library tersebut dan tekan tombol next.
    penambahan komponen jcalendar


  7. Lalu pilih Palette Categories dengan kategori yang baru anda buat tadi, dan tekan tombol Finish.
    pemilihan kategori palette


  8. Sehingga terlihat komponen yang baru ditambahkan tadi berada pada kategori Calendar. Selanjutnya tekan tombol close untuk keluar dari form tersebut.
    komponen baru jcalendar


  9. Tampak komponen dari library JCalendar berada di bagian palette netbeans anda.
    komponen barru terlihat pada palette netbeans


  10. Untuk penggunaan komponen tersebut sama halnya dengan komponen lain yakni dengan drag and drop pada layout aplikasi anda.

Demikian tutorial Menambahkan Komponen JCalender Pada Netbeans. Semoga ada manfaatnya untuk anda dan saya. Jika ada yang perlu ditanyakan mengenai tutorial ini, silahkan bertanya pada form komentar dibawah. Dan jika ingin meng-update terus artikel dari blog ini, anda bisa mengikuti kami melalui form isian Follow by Email dibawah.

Wassalam…
Share:

Koneksi Database Sistem Informasi Surat Masuk dan Surat Keluar [Bagian 3]

Bismillah…

Pada postingan sebelumnya kita telah membahas tentang database dan sudah pula membuatnya. Seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya diakhir postingan, kelanjutan dari postingan tersebut adalah membahas tentang koneksi dari aplikasi java ke database yang telah dibuat.

Untuk menghubungkan aplikasi java ke database, kita memerlukan sebuah driver. Untuk setiap database yang berbeda, maka berbeda pula driver yang digunakan. Secara umum terdapat dua buah API (Application Programming Interface) yang bisa digunakan untuk menghubungkan sebuah aplikasi java ke database, yaitu melalui odbc atau jdbc. ODBC (Open Database Connectivity) adalah API untuk koneksi database yang dikhususkan pada sistem operasi windows saja. ODBC dibuat tidak hanya untuk satu bahasa pemrograman, akan tetapi juga bisa digunakan untuk bahasa pemrograman lainnya. Sedangkan JDBC (Java Database Connection) adalah API yang secara khusus dibuat untuk platform java dalam menangani koneksi-koneksi ke database. Nah, driver yang akan kita gunakan nanti adalah mysql-connector yang berasal dari keturunan JDBC itu sendiri.

Baiklah, terlebih dahulu siapkan driver mysql-connector. Untuk mengunduh driver tersebut bisa melalui link ini. Jika driver-nya sudah anda miliki, selanjutnya langsung saja kita masuki pembuatan koneksi tersebut :

  1. Karena sebelumnya kita belum membuat project baru, maka di tutorial ini langsung saja kita praktekkan dari pembuatan project tersebut. Buatkan sebuah project baru dengan kategori Java Application dan beri nama aplikasi dengan nama “SIMAK” (Sistem Informasi Surat Masuk dan Surat Keluar), atau anda boleh memberikan sendiri dengan nama lainnya sesuai dengan keinginan anda.
    pembuatan project java


    pembuatan project java (nama project)


  2. Buat sebuah package baru dengan nama tools. Pada package ini akan kita tempatkan file koneksi database.
    pembuatan package baru


  3. Buat kelas baru pada package tools dengan nama kelas “Connect”.
    pembuatan file kelas baru


  4. Sebelum menambahkan isi dari file Connect.java, masukkan terlebih dahulu driver msyql-connector. Untuk memasukkan driver mysql-connector ke library java, bisa anda lihat postingan saya yang ini.

  5. Selanjutnya buka kembali file Connect.java, dan masukkan kode berikut didalam kelas koneksi:
     
    public static Connection getConnection(){
     Connection con=null;
            try{
                Class.forName("com.mysql.jdbc.Driver");
                con=DriverManager.getConnection("jdbc:mysql://localhost:3306/simak","root","");
                System.out.println("Koneksi Berhasil");
            }
            catch(ClassNotFoundException | SQLException e){
                e.printStackTrace();
            }
        return con;
    }
    

    Catatan :
    Perlu diperhatikan, pada kode Class.forName("com.mysql.jdbc.Driver") tersebut menggambarkan jenis driver yang kita gunakan. Maksud kode diatas adalah kita memberitahu bahwa driver yang digunakan adalah driver mysql dari API jdbc. Kemudian pada bagian kode con=DriverManager.getConnection("jdbc:mysql://localhost:3306/simak","root","password anda"); berisi konfigurasi dan autentikasi untuk mengakses database bersangkutan.

    • 3306 adalah nomor port MySQL anda. Secara default nomor port adalah 3306 jika anda tidak melakukan perubahan.
    • simak adalah nama database yang akan diakses.
    • root adalah username untuk masuk ke database MySQL. Jika anda menambahkan pengguna lain khusus pada database ini, maka bisa menggunakan username dari pengguna tersebut.
    • password anda merupakan password yang anda gunakan mendampingi username root itu sendiri. Secara default, password tersebut kosong.


  6. Selanjutnya adalah menguji apakah koneksi yang dibuat tersebut berhasil atau tidak dengan membuat sebuah kelas baru dengan nama “Uji” di package tools.
    pembuatan kelas Uji.java


    pembuatan kelas Uji.java
  7. Lalu masukkan kode dibawah ini.
    
    package tools;
    public class Uji {
        public static void main(String[]args){
           Connect.getConnection();
        }
    }


  8. Jika konfigurasi database yang anda buat sudah benar, maka akan muncul pesan “Koneksi Berhasil”. Namun, jika belum berhasil coba lihat lagi kode yang anda tulis pada kelas Connect.java.

Untuk pembahasan mengenai Koneksi Database Sistem Informasi Surat Masuk dan Surat Keluar [Bagian 3] saya kira sudah selesai. Selanjutnya pada postingan yang akan datang kita akan membuat form-form yang digunakan untuk antar muka aplikasi ini. Jika ada yang mau ditanyakan silahkan bertanya di form komentar.

 Wassalam…

Baca juga tutorial terkait berikut :
1. Sistem Informasi Pengelolaan Surat Masuk dan Surat Keluar [Bagian 1]
2. Struktur Tabel Sistem Informasi Surat Masuk dan Surat Keluar [Bagian 2]
3. Koneksi Database Sistem Informasi Surat Masuk dan Surat Keluar [Bagian 3]
4. Pembuatan Form Sistem Informasi Surat Masuk dan Surat Keluar [Bagian 4.1] 
5. Pembuatan Form Sistem Informasi Surat Masuk dan Surat Keluar [Bagian 4.2]
6. Action Event Pada Sistem Informasi Surat Masuk dan Surat Keluar [Bagian 5]
Share:

Struktur Tabel Sistem Informasi Surat Masuk dan Surat Keluar [Bagian 2]

struktur tabel sistem informasi surat masuk dan surat keluar
Bismillah…

Pada postingan sebelumnya saya telah memberikan gambaran mengenai Sistem Informasi Surat Masuk dan Surat Keluar. Seperti yang telah saya sampaikan sebelumnya, bahwa kelanjutan dari postingan tersebut saya akan membahas tentang struktur tabel dari sistem yang akan kita buat ini. Pada tutorial pembuatan sistem informasi surat masuk dan surat keluar ini tidak begitu banyak menggunakan tabel dan field-field pada database-nya. Untuk selebihnya bisa anda sesuaikan nantinya dengan masing-masing model pengarsipan tergantung dari kebijakan masing-masing kantor.

Baiklah, pada tutorial ini jumlah tabel yang kita butuhkan terdiri dari 4 tabel. Nama database bisa anda buat susuai dengan keinginan anda. Disini nama database-nya adalah “simak” yang teridiri dari tabel surat masuk, surat keluar, instansi dan tabel pengguna. Berikut adalah uraian mengenai tabel-tabel tersebut.

  1. Surat Masuk
    Tabel ini nantinya digunakan untuk menyimpan seluruh data pengarsipan surat masuk. Kemudian data-data pada tabel ini digunakan untuk pembuatan disposisi surat. Adapun struktur tabel surat masuk adalah seperti berikut :
    Nama Tabel    : surat_masuk
    Primary Key  : no_surat

    No
    Nama Field
    Tipe data
    Length
    Key
    1
    no_surat
    varchar
    30
    Primary Key
    2
    tgl_surat
    date
    -
    -
    3
    tgl_diterima
    date
    -
    -
    4
    perihal
    text
    -
    -
    5
    sifat
    enum
    (BIASA, RAHASIA, SANGAT RAHASIA, SEGERA, PENTING, KONFIDENSIAL)
    -
    6
    lampiran
    int
    3
    -
    7
    kode_instansi
    varchar
    15
    Foreign Key
    8
    file
    text
    -
    -


  2. Surat Keluar
    Tabel surat keluar digunakan untuk menampung surat keluar yang ada. Struktur surat keluar adalah seperti berikut :
    Nama Tabel    : surat_keluar
    Primary Key  : no_surat

    No
    Nama Field
    Tipe data
    Length
    Key
    1
    no_surat
    varchar
    30
    Primary Key
    2
    tgl_surat
    date
    -
    -
    3
    perihal
    text
    -
    -
    4
    sifat
    enum
    (BIASA, RAHASIA, SANGAT RAHASIA, SEGERA, PENTING, KONFIDENSIAL)
    -
    5
    lampiran
    int
    3
    -
    7
    kode_instansi
    varchar
    15
    Foreign Key
    8
    no_surat_masuk
    varchar
    30
    Foreign Key
    9
    file
    text
    -
    -


  3. Instansi
    Tabel ini digunakan untuk menampung nama instansi atau SKPD. Selanjutnya tabel instansi menjadi rujukan bagi tabel surat masuk dan surat keluar. Struktur tabel instansi adalah sebagai berikut :
    Nama Tabel    : instansi
    Primary Key  : no_surat

    No
    Nama Field
    Tipe data
    Length
    Key
    1
    kode_instansi
    varchar
    15
    Primary Key
    2
    nama_instansi
    varchar
    200
    -
    3
    alamat
    text
    -
    -


  4. Pengguna
    Tabel terakhir yang kita gunakan adalah tabel pengguna. Tabel ini digunakan untuk menampung identitas pengguna sistem. Berikut adalah struktur tabel pengguna.
    Nama Tabel    : pengguna
    Primary Key  : id_pengguna

    No
    Nama Field
    Tipe data
    Length
    Key
    1
    kode_instansi
    int
    10
    Primary Key
    2
    username
    varchar
    30
    -
    3
    password
    varchar
    30
    -
    4
    nama_lengkap
    varchar
    30
    -
    5
    last_login
    timestamp
    -
    -


Nah, setelah mengetahui struktur tabel diatas selanjutnya adalah membuat database dan tabel tersebut kedalam MySQL melalui Xampp yang anda miliki. Berikut akan diuraikan langkah-langkahnya :

  1. Buka web browser anda, kemudian ketikkan “localhost/phpmyadmin” dan tekan tombol New.
    halaman phpmyadmin



  2. Selanjutnya masukkan nama database, dan tekan tombol Create untuk membuat database baru.
    pembuatan database


  3. Kemudian terserah anda jika ingin membuat sendiri tabel tersebut atau meng-copy langsung dari script yang saya berikan. Jika ingin meng-copy dari script yang saya berikan, masuk terlebih dahulu ke halaman SQL.
    tab sql xampp


    Lalu copy paste script berikut, dan tekan tombol Go :
    
    DROP TABLE IF EXISTS `instansi`;
    CREATE TABLE `instansi` (
      `kode_instansi` varchar(15) NOT NULL,
      `nama_instansi` varchar(200) DEFAULT NULL,
      `alamat` text,
      PRIMARY KEY (`kode_instansi`)
    ) ENGINE=InnoDB DEFAULT CHARSET=latin1;
    
    DROP TABLE IF EXISTS `surat_masuk`;
    CREATE TABLE `surat_masuk` (
      `no_surat` varchar(30) NOT NULL,
      `tgl_surat` date NOT NULL,
      `tgl_diterima` date NOT NULL,
      `perihal` text,
      `sifat` enum('BIASA','RAHASIA','SANGAT RAHASIA','SEGERA','PENTING','KONFIDENSIAL') DEFAULT NULL,
      `lampiran` int(3) DEFAULT '0',
      `kode_instansi` varchar(15) NOT NULL,
      `file` text,
      PRIMARY KEY (`no_surat`),
      KEY `kode_instansi` (`kode_instansi`),
      CONSTRAINT `kode_instansi` FOREIGN KEY (`kode_instansi`) REFERENCES `instansi` (`kode_instansi`) ON DELETE CASCADE ON UPDATE CASCADE
    ) ENGINE=InnoDB DEFAULT CHARSET=latin1;
    
    DROP TABLE IF EXISTS `surat_keluar`;
    CREATE TABLE `surat_keluar` (
      `no_surat` varchar(30) NOT NULL,
      `tgl_surat` date DEFAULT NULL,
      `perihal` text,
      `sifat` enum('BIASA','RAHASIA','SANGAT RAHASIA','SEGERA','PENTING','KONFIDENSIAL') NOT NULL,
      `lampiran` int(3) DEFAULT NULL,
      `kode_instansi` varchar(15) NOT NULL,
      `no_surat_masuk` varchar(30) DEFAULT NULL,
      `file` text,
      PRIMARY KEY (`no_surat`),
      KEY `kode_instansi_kl` (`kode_instansi`),
      KEY `no_sm` (`no_surat_masuk`),
      CONSTRAINT `kode_instansi_kl` FOREIGN KEY (`kode_instansi`) REFERENCES `instansi` (`kode_instansi`) ON DELETE CASCADE ON UPDATE CASCADE,
      CONSTRAINT `no_sm` FOREIGN KEY (`no_surat_masuk`) REFERENCES `surat_masuk` (`no_surat`) ON DELETE CASCADE ON UPDATE CASCADE
    ) ENGINE=InnoDB DEFAULT CHARSET=latin1;
    
    CREATE TABLE `pengguna` (
     `id_pengguna` int(10) NOT NULL AUTO_INCREMENT,
     `username` varchar(30) NOT NULL,
     `password` varchar(30) NOT NULL,
     `nama_lengkap` varchar(30) NOT NULL,
     `last_login` timestamp NULL DEFAULT NULL,
     PRIMARY KEY (`id_pengguna`)
    ) ENGINE=InnoDB AUTO_INCREMENT=3 DEFAULT CHARSET=latin1;
       
    insert  into `pengguna`(`id_pengguna`,`username`,`password`,`nama_lengkap`,`last_login`) values (1,'admin','admin','USER 1','2016-11-11 20:57:22')
    
    sql query pembuatan tabel sistem informasi surat masuk surat keluar


  4. Dan terlihat tabel yang baru saja anda buat seperti gambar dibawah ini :
    hasil pembuatan tabel


Sekian dulu tutorial Struktur Tabel Sistem Informasi Surat Masuk dan Surat Keluar [Bagian 2]. Pada postingan selanjutnya insya Allah saya akan membahas tentang pembuatan koneksi antara aplikasi java ke database yang telah anda dibuat tadi. Jika ada pertanyaan mengenai tutorial diatas, silakan bertanya melalui form komentar dibawah.

Wassalam…

Baca juga tutorial terkait berikut :
1. Sistem Informasi Pengelolaan Surat Masuk dan Surat Keluar [Bagian 1]
2. Struktur Tabel Sistem Informasi Surat Masuk dan Surat Keluar [Bagian 2]
3. Koneksi Database Sistem Informasi Surat Masuk dan Surat Keluar [Bagian 3]
4. Pembuatan Form Sistem Informasi Surat Masuk dan Surat Keluar [Bagian 4.1] 
5. Pembuatan Form Sistem Informasi Surat Masuk dan Surat Keluar [Bagian 4.2]
6. Action Event Pada Sistem Informasi Surat Masuk dan Surat Keluar [Bagian 5]
Share:

Celik Marberd, Aplikasi Manajemen Berkas dan Arsip Desa

aplikasi celik marberd
Celik Marberd merupakan aplikasi pengolah berkas dan arsip kependudukan yang dibuat secara khusus untuk kelurahan/desa. Data yang diolah melalui aplikasi ini akan menghasilkan informasi-informasi yang sangat berguna bagi perangkat desa. Adapun hasil yang didapat dari aplikasi ini diantaranya adalah pembuatan Surat Keterangan, pengarsipan data kependudukan seperti KTP, KK, Kelahiran dan Kematian. Adapun contoh Surat Keterangan yang dihasilkan dari aplikasi ini adalah Surat Keterangan Domisili, Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), Surat Keterengan Menikah, dan Surat Keterangan lainnya. Selain itu, aplikasi ini juga dibuat untuk melakukan pengarsipan terhadap Surat Masuk dan Surat Keluar. Aplikasi ini secara otomatis mampu menghasilkan grafik kependudukan tanpa harus mengolah data secara manual yang cenderung membutuhkan waktu yang cukup lama.

Dengan adanya aplikasi Celik Marberd ini perangkat desa/kelurahan tidak perlu khawatir dengan data yang biasanya rentan hilang atau terkadang lupa dimana meletakkanya. Melalui aplikasi ini, data tidak lagi terpisah-pisah dan akan sangat mudah mencarinya apabila suatu saat dibutuhkan. Pencarian data tentunya akan dimudahkan dengan berbagai macam kriteria penyaringan. Misalnya pengguna aplikasi ingin melakukan pencarian data penduduk yang berjenis kelamin laki-laki yang berada di RT 001, pengguna bisa menggunakan fitur pencarian lanjutan yang mampu mencari data dengan berbagai penyaringan sekaligus.

Aplikasi Celik Marberd memiliki tampilan yang menarik dan mudah dimengerti, sehingga pengguna yang awam terhadap sistem informasi komputer dapat dengan mudah mengerti untuk mengoperasikan aplikasi ini. Untuk saat ini, aplikasi Celik Marberd baru dibuat dengan versi awal (1.0). Untuk kedepannya aplikasi ini akan terus mengalami pembahruan (update) setiap 6 bulan sekali dengan penambahan-penambahan fitur yang diperlukan oleh perangkat kelurahan/desa.

Fitur Aplikasi Celik Marberd

Fitur pada versi awal aplikasi Celik Marberd ini adalah sebagai berikut :
  • Arsip seluruh data kependudukan
  • Cetak Surat Keterangan:
    -Kelahiran
    -Kematian
    -SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu)
    -Untuk Nikah
    -Domisili
  • Cetak dan Export data kependudukan
  • Cetak disposisi surat
  • Pencarian lanjutan
  • Grafik kependudukan
  • Aktivasi via sms/email
  • Backup & Restore Data

Keuntungan Menggunakan Aplikasi Celik Marberd

Keuntungan menggunakan aplikasi Celik Marberd diantaranya adalah :
  1. Manajemen data kependudukan menjadi rapi.
  2. Aman dan memperkecil kemungkinan terhadap hilangnya data.
  3. Mempermudah & mempercepat pencarian data kependudukan dengan memanfaatkan fitur pencarian lanjutan.
  4. Pembuatan Surat Keterangan menjadi lebih mudah dan instan.

Untuk informasi harga dan pemesanan bisa hubungi kami di nomor berikut :
Sardi, S.T  : 0821-6981-1564

email         : celikmarberd@gmail.com
Share:

Google Pixel, The King of Google Smartphone

google pixel and pixel xl
sumber foto : www.droid-life.com
Pada Oktober kemarin google kembali meluncurkan smartphone terbaru miliknya yaitu Google Pixel dan Google Pixel XL. Smartphone ini disebut sebagai “Phone by Google” yang juga sekaligus sebagai pengganti Nexus, dan digadang-gadang sebagai pesaing berat smartphone kelas atas terutama iPhone 7.

Kedua smartphone ini (Pixel dan Pixel XL) sebenarnya memiliki spesifikasi yang sama, yang berbeda adalah ukuran dan resolusi layar, serta kapasitas daya baterai. Untuk Pixel, ukuran layar sebesar 5 inch dengan resolusi 1080 piksel. Sedangkan Pixel XL memiliki ukuran yang sedikit lebih besar yakni 5.5 inch beresolusi Quad HD. Kedua smartphone ini dimotori oleh prosesor Qualcom Snapdragon 821, dengan sistem operasi android terbaru yakni Android Noughat 7.1. Keduanya pun terlihat elegan dengan dibalut alumunium dan kaca.

Untuk ukuran RAM, kedua smartphone ini dipasang sebesar 4 GB didukung media penyimpanan internal yang tersedia dengan ukuran 32 GB atau 128 GB. Selain itu, kedua smartphone ini juga dilengkapi dengan finger print, Bluetooth 4.2, jack audio 3,5 dan USB Type C sebagai fitur pengisian daya cepat (fast charging) yang hanya memerlukan waktu pengisian selama kurang lebih 15 menit. Dari segi baterai, Pixel memiliki daya 2.770 mAH sedangkan Pixel XL sebesar 3.450 mAH.

Kedatangan ponsel pintar Google Pixel ini mengusung sejumlah fitur baru diantaranya adalah Google Assistant. Google Assistant merupakan asisten cerdas yang dibuat untuk mampu mengenali perintah suara dan melakukan respon secara alami layaknya manusia. Misalnya kita bertanya mengenai cuaca, hasil pertandingan bola hingga melakukan percakapan sederhana. Sebenarnya fitur ini mirip-mirip seperti Google Now yang sudah ada sebelumnya. Namun Google Now dianggap kurang dan tidak memiliki fitur yang mumpuni untuk mendampingi smartphone terbarunya.

Dari sisi kamera, Google Pixel layak dinyatakan raja di kelasnya. Dengan resolusi kamera sebesar 12.3 megapixel, kedua smartphone ini mencatat nilai 89 di DxOMark yang merupakan situs analisis kamera terpercaya. Dengan angka tersebut, Google Pixel mencatat nilai tertinggi di kelas kamera smartphone berada diatas iPhone 7 yang memiliki nilai 86.

Kemudian selanjutnya yang diunggulkan dari kamera Google Pixel adalah hadirnya fitur video stabilization berbasis gyroscope. Dimana dengan fitur ini pengambilan video akan tetap stabil meskipun kita tidak memegang smartphone tersebut dengan baik.

Google juga tampaknya berbaik hati kepada pengguna dengan menambahkan fitur Google Photos built in. Yaitu fitur penyimpanan foto dan video cloud storage tanpa batas. Dan menjanjikan foto yang disimpan tersebut dengan resolusi penuh, serta video berkualitas 4K tanpa memungut biaya sepeserpun dari penggunanya. Kemudian dari segi konektivitas, pengguna Pixel akan mendapatkan tempat istimewa disisi google dengan update Android terbaru secara langsung dan sesegera mungkin saat tersedia.

Dan yang tak ketinggalan adalah hadirnya fitur Virtual Reality dengan Daydream View dari smartphone ini. Daydream View dilengkapi dengan sebuah remote kecil yang peka terhadap gerakan. Remote ini sangat akurat dalam menerjemahkan gerakan, sampai-sampai google mengatakan bahwa pengguna dapat menggambar menggunakan remote tersebut.

Untuk harga, smartphone ini berkisar antara US$ 649 atau Rp.8,7 Juta. Sebuah harga yang wajar tentunya untuk sebuah smartphone yang memiliki sejumlah fitur teknologi masa kini. Nah, jika anda tertarik untuk memiliki smartphone ini, anda bisa memesannya langsung melalui Google Store.

Wassalam...
Share:
DigitalOcean Referral Badge
www.domainesia.com
Powered by Blogger.